"Love is not Important" sebuah kalimat yang masih terngiang dalam pikiran saya ketika seorang motivator mengatakan sebuah kalimat yang sederhana namun lugas. Love is not important (Cinta itu tidak penting), manusia membutuhkan sebuah cinta dan kasih sayang dari orang lain. Entah apa jadinya jika dunia tanpa cinta dan kasih sayang. Tuhan saja tetap memberi Rahman dan Rahimya walau terkadang kita tidak menyadari betapa besar dan kuatnya cinta dan kasih sayangNya.
Dalam hidup ini kita merasa terasing dan sendiri ketika kita butuh perhatian dan respon dari orang lain. Namun benarkah apa yang kita lakukan ketika kita hanya butuh ketika kita merasa terasing bagaimana ketika orang lain yang membutuhkan perhatian kita, terkadang kita hanya diam dan sibuk dengan pekerjaan.
Hidup ini seperti hukum Newton III dimana aksi = reaksi.
Setiap aksi yang kita lakukan akan bereaksi terhadap orang lain, untuk itu rumus aksi reaksi benar adanya. "Love is not important", lalu apa yang terpenting bagi kehidupan kita. Cinta tak kan hadir tanpa adanya aksi dan reaksi ketika kita menebarkan cinta dan kebaikan kepada orang lain. Otomatis cinta itu hadir dengan sendirinya.
Dalam hidup ini kita merasa terasing dan sendiri ketika kita butuh perhatian dan respon dari orang lain. Namun benarkah apa yang kita lakukan ketika kita hanya butuh ketika kita merasa terasing bagaimana ketika orang lain yang membutuhkan perhatian kita, terkadang kita hanya diam dan sibuk dengan pekerjaan.
Hidup ini seperti hukum Newton III dimana aksi = reaksi.
Setiap aksi yang kita lakukan akan bereaksi terhadap orang lain, untuk itu rumus aksi reaksi benar adanya. "Love is not important", lalu apa yang terpenting bagi kehidupan kita. Cinta tak kan hadir tanpa adanya aksi dan reaksi ketika kita menebarkan cinta dan kebaikan kepada orang lain. Otomatis cinta itu hadir dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar